Snapdragon dan Dimensity Ungguli Chipset Apple, Ponsel Android Next-Gen Bakal Lebih Kencang dari iPhone 16? 

DETIKGADGET – Dengan semakin dekatnya tanggal rilis seri iPhone 16, chipset A18 Pro Apple yang menjadi ‘tenaga’ dari smartphone flagship ini juga mulai banyak dibahas. 

Chip A18 Pro sebelumnya dilaporkan memberikan peningkatan kinerja single core yang signifikan dibandingkan pendahulunya, namun bocoran informasi terbaru menyebutkan bahwa kinerja tersebut masih tertinggal dibandingkan dua chipset android generasi berikutnya. 

Read More

Bocoran informasi dari tipster@negativeonehero di X, yang sebelumnya dikenal sebagai Twitter, menyebut bahwa kinerja multi-core A-18 Pro Apple hanya hadir dengan peningkatan 10%. kinerja chip ini dilaporkan lebih rendah dibandingkan chipset andalan android Snapdragon 8 Gen 4 dan Dimensity 9400. 

Menurut informasi @negativeonehero yang dilansir Gizmochina, A18 Pro mendapat skor sekira 8200 dalam tes multi-core Geekbench. Sebagai perbandingan, Snapdragon 8 Gen 4 dan Dimensity 9400 masing-masing mencetak skor 10628 dan bahkan lebih tinggi lagi yaitu 11739 poin.

Meskipun skornya sedikit berbeda setiap kali pengujian dilakukan, perbedaan ini tetap signifikan untuk diabaikan dan mungkin sebenarnya memungkinkan ponsel andalan Android generasi berikutnya memiliki kemampuan kinerja puncak yang lebih tinggi dibandingkan dengan model iPhone 16 Pro.

Sementara pada skor single-core, Snapdragon 8 Gen 4 mencapai 3.500 poin dalam skor single-core, yang juga, lebih tinggi dari 3.300 poin pada A18 Pro.

Dibandingkan dengan Snapdragon 8 Gen 3, yang mencapai sekira 2200 poin di Geekbench single-core, skor 3500 pada Snapdragon 8 Gen 4, jika benar, akan menjadi peningkatan kinerja yang signifikan. 

Dimensity 9400 juga menawarkan peningkatan hampir 20% pada skor single dan multi-core dibandingkan dengan Dimensity 9300.

Baca Juga :   iPhone Harus Pakai USB-C Sesuai Keputusan Parlemen Eropa

Tetapi perlu dicatat bahwa semua chip yang dibahas di atas masih dalam pengembangan dan baru akan rilis pada akhir 2024. Apple, Qualcomm dan Mediatek masih memiliki waktu untuk melakukan penyesuaian pada produk-pro duk mereka. Para pakar juga memiliki keyakinan bahwa kinerja A-18 Pro sengaja dibatasi oleh Apple guna memprioritaskan masa pakai baterai. 
 

Related posts